Berita

36 Warga Palestina Guggur Selama Mei, 34 di Gaza

Menurut Pusat Studi Israel dan Palestina di Al-Quds, selama bulan Mei 2019, sebanyak 36 warga Palestina gugur, termasuk 6 korban meninggal saat mengikuti pawai kepulangan di perbatasan timur Jalur Gaza, termasuk 3 anak-anak. Sebanyak 28 korban gugur akibat eskalasi serangan Zionis di Jalur Gaza.

Sementara itu dua korban gugur di Tepi Barat. Satu gugur setelah melakukan sebuah aksi dan satu lagi gugur saat berusaha melewati tembok pagar al-Quds untuk menunaikan shalat Masjid Al-Aqsha di bulan Ramadhan.

Direktur Pusat Studi Israel dan Palestina, Imad Abu Awad, mengatakan bahwa bulan Mei adalah salah satu bulan di mana terjadi peningkatan jumlah syuhada akibat eskalasi serangan Zionis di Jalur Gaza. Di mana penjajah Zionis melakukan terorisme negara dengan menembaki warga sipil dan bangunan tempat tinggal mereka. Meski kebijakan ini bukan hal, namun ini menegaskan bahwa penjajah Israel telah kehilangan semua standar moral apa pun, juga menegaskan kelemahan bidang informasi intelijen, yang mengubah warga sipil menjadi target tujuan pertama.

Dia menyatakan bahwa Palestina harus membawa masalah ini ke lembaga-lembaga internasional, termasuk ke Mahkamah Internasional untuk menyeret para pemimpin Israel ke pengadilan, karena jumlah korban dan cara pembunuhan yang brutal akan menjadikan Israel sebagai sasaran kecaman.

Dia menyatakan bahwa jumlah korban yang meninggal sejak Trump mendeklarasikan al-Quds sebagai ibukota negara penjajah Israel (6/12/2017), sudah mencapai 448 syuhada, termasuk 98 anak-anak, 18 wanita dan 6 orang berkebutuhan khusus. Sebanyak 73 korban gugur akibat pemboman Israel dan 8 tawanan gugur di penjara penjajah Israel. (was/pip)

Sumber: Melayu Palinfo

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *