Berita

Pasca Serangan Idul Adha di Al-Aqsha, Rakyat Palestina Menunjukkan Kepada Dunia Akan Konsistensi Menjaga Al-Aqsha

Al-Aqsha Terjajah – Sejak ada seruan dari kelompok ekstremis Yahudi untuk menyerbu Masjid Al-Aqsha pada hari raya idul Adha untuk memperingati apa yang mereka sebut “Penghancuran Kuil”. Lembaga-lembaga Islam Penjaga Al-Aqsha di Palestina menyerukan kepada Jamaah Al-Aqsha meningkatkan perlawanan dan usaha untuk menhadang serangan dari pemukim Israel. Diperkirakan sekitar 100.000 warga Palestina menjadi tembok untuk melawan upaya pemukim Yahudi memasuki tempat suci kiblat pertama Kaum Muslimin tersebut.

Saat serangan itu datang, khatib Masjid Al-Aqsha meminta para jamaah untuk tetap bertahan di tempat dan tidak meninggalkan masjid, serta tidak membiarkan masjid menjadi sasaran empuk bagi pemukim Israel dan pasukan penjajah Israel yang sedang menunggu kesempatan untuk menyerbu ke dalam masjid.

Ratusan ribu jamaah Al-Aqsha yang hadir untuk melaksanakan sholat ied Idul Adha siap menghadang segala upaya dari pemukim Israel untuk memasukin tempat suci tersebut, sehingga Area Masjid Al-Aqsha saat itu berubah menjadi medan perang antara Jamaah Al-Aqsha dengan Pemukim Israel yang mendapatkan bala bantuan dari pasukan kepolisian penjajah Israel.

Dalam laporan yang dibuat oleh Bulan Sabit Merah Palestina, bahwa penyerangan yang terjadi mengakibatkan 61 korban luka dan menangkap setidaknya 3 pemuda Palestina. Departemen Wakaf Islam di Al-Quds mengatakan bahwa sejak tahun 1336 pemukim ilegal Israel selalu menyerbu Masjil Al-Aqsha selama hari raya Islam baik hari raya idul fitri maupun hari raya idul adha, baik pagi hari saat berlangsungnya sholat ied maupun malam hari sebelum pelaksaan sholat ied, dan sesaat rakyat Palestina merayakan kedua hari raya tersebut.

Namun, saat serangan berlangsung rakyat Palestina membuktikkan dalam suasana hari raya idul Adha dan kurban, warga Al-Quds bersatu membela dan menjaga Masjid Al-Aqsha dan menunjukkan konsistensi perjuangan mereka dalam menghadapi serangan dari penjajah Israel, sehingga mampu mengusir para pemukim Israel dan pasukan penjajah Israel dari Al-Aqsha. Walaupun di tengah-tengah keberlanjutan pemblokadean penjajah Israel ke wilayah Gaza yang membuat kekhidmatan dan kegembiraan hari raya dilewati dengan penuh duka. Namun, jelas kemenangan Jamaah Al-Aqsha atas serangan yang dilakukan penjajah Israel menjadi catatan kemenangan baru penuh berkah dan membuktikkan kepada umat muslim di seluruh dunia untuk bersama-besama komitmen membela serta menjaga Al-Aqsha (damaiaqshafoundation/ym).

Sumber : Melayu Palinfo

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *