Palestina merupakan Negara yang cukup luas dengan daratan dan lautnya dan populasi masyarakat yang begitu besar. Akan tetapi, bergulirnya tahun daratan tersebut semakin terkikis luasnya hingga populasi masyarakat yang semakin turun sebagai akibat dari penindasan dilakukan oleh yahudi Israel kepada Palestina.

Teror, ancaman, serangan, pembunuhan, penangkapan, dan penculikan menjadi pemandangan biasa setiap hari nya yang di rasakan oleh warga Palestina dengan sudut pandang yang terkadang kosong penuh sinis. Bukan hanya bangunan, korban jiwa pun terus-menerus meningkat menambah jejak kelam perjalanan Negeri ini yang dahulu penuh kedamaian tapi sekarang penuh kerusakan di dalamnya.

Dengan kondisi yang ada menuntut warga nya berupaya keras memenuhi kebutuhan hidupnya dan mengembangkan sendi kehidupan umat salah satunya ekonomi. Tak terlepas dari kondisi yang ada, hadir kisah inspirasi perjuangan dari perempuan-perempuan Palestina yang menderita sindrom fajar. Demi memenuhi kebutuhan hidupnya dan mengembangkan perekonomian Palestina yang semakin hari semakin terpuruk, mereka bekerja dalam karir bordir Palestina untuk membuat pernak-pernik khas Palestina.

Selain bekerja untuk Nafkah dan di tengah keterbatasan, mereka berupaya dan memiliki motivasi untuk menumbuhkembangkan perekonomian Palestina walaupun dengan kondisi Negeri yang kurang memungkinkan. Motivasi mereka terpancar tersirat dalam kerja-kerja yang dilakukan.

Dukungan harus terus di tumbuhkembangkan untuk seluruh rakyat Palestina dalam semua sendi kehidupan dan usaha-usaha perjuangan mencapai kemerdekaan Negeri. Tidak ada raut wajah sedih walaupun hati yang terkadang menangis dengan perjuangan-perjuangan yang dilakukan. Belaian dan kasih sayang kita di tunggu oleh seluruh umat muslim di sana terkhusus bagi pejuang-pejuang sindrom fajar yang terus berjuang walaupun dengan keterbatasan yang ada.

Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *